Peluang Bisnis Usaha Ayam Geprek Lengkap Dengan Strategi dan Analisa Usaha

mastagul.com - ayam geprek untuk saat ini memang kuliner yang sedang booming. Tidak hanya dikalangan remaja saja, orang tua pun ikut menyukai kuliner yang satu ini.

mastagul.com
Ilustrasi - manisnya mencicipi usaha kuliner
Bisnis ayam geprek kian hari kian menjamur hanya di kalangan pedagang biasa saja yang menggeluti bisnis ini. Bahkan dari kalangan selebritis papan atas pun ikut meramaikan kuliner ayam geprek. Salah satu artis yang ikut terjun dalam kuliner ayam geprek adalah Ruben Onsu dengan merek dagang geprek bensu.

Pada dasarnya kuliner yang satu ini sangat mudah untuk dijalankan. Dasar dari pengolahan ayam geprek adalah seperti ayam goreng biasa saja. Yang membedakan adalah pada penambahan sambal pada bagian pengolahan ayamnya.

Jika sobat tertarik ingin mencoba menjalankan usaha ini. Berikut beberapa tips dan analisa usaha yang bisa menjadi acuan untuk sobat.

Cara memulai usaha ayam geprek

1. Bisnis planning

Planning sebelum menjalankan suatu bisnis adalah hal yang penting untuk diperhatikan. Dalam merumuskan suatu planing semakin detail semakin bagus.

Sebelum menjalankan usaha bisnis sobat harus benar-benar mempersiapkan planning dengan sedetail mungkin untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan.

2. Menentukan lokasi

Lokasi sangat mempengaruhi suatu bisnis yang akan dijalankan. Pemilihan lokasi yang tepat bisa menjadi faktor ramainya pengunjung yang datang ke bisnis sobat kedepannya.


Pilihlah lokasi yang ramai, seperti di pinggir jalan utama, dekat dengan kampus, dekat dengan perkantoran, di pemukiman yang ramai penduduk.

Jika sobat terkendala untuk mendapatkan lokasi yang bagus dan strategis, sobat bisa menjalankan usaha ini di tempat yang sobat punya.  Akan tetapi bisnis sobat akan sepi pengunjung. Untuk mengatasi hal tersebut sobat harus ekstra melakukan promosi supaya bisnis ayam geprek sobat dapat dikenal oleh masyarakat luas.

3. Persiapan peralatan

Yang tidak kalah penting yang harus dipenuhi sebelum memulai usaha ayam geprek adalah peralatan yang akan digunakan untuk pengolahan.

Alat-alat yang dibutuhkan meliputi kompor gas, penggorengan lengkap dengan serokan dan spatula, cobek, peralatan makan, meja, kursi, dll.

4. Promosi

Yang tidak kalah penting untuk kemajuan bisnis sobat, sobat juga harus menyediakan media promosi seperti spanduk, brosur, papan nama, media sosial.


Strategi untuk memulai usaha ayam geprek

1. Pelayanan terhadap pelanggan
Sebagai penjual sudah sepantasnya jika memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan atau calon pelanggan. Jangan Sampai sobat bersikap yang tidak menyenangkan kepada konsumen karena hal tersebut bisa berdampak tidak bagus untuk kelangsungan bisnis sobat.

Sobat juga harus memperhatikan mengenai masalah kebersihan. Jaga selalu kebersihan, jangan sampai pelanggan tidak mau kembali lagi karena di mata konsumen usaha sobat kebersihannya kurang terjaga.

2. Variasi menu
Berikan inovasi-inovasi Baru terhadap produksi obat. Sehingga menu yang disajikan lebih bervariasi. Dengan adanya menu baru yang diberikan akan membuat konsumen penasaran, pastinya akan menunggu kehadiran menu baru juga.


3. Harga vs nilai
Terkadang banyak pedagang yang memberikan harga murah untuk menarik pelanggan. Tetapi memberikan harga yang lebih murah dibandingkan pesaing bukan merupakan hal yang tepat untuk menarik pelanggan.

Alangkah baiknya sobat menjual dengan harga normal bahkan bisa menjual dengan harga yang lebih tinggi, akan tetapi untuk menjual dengan harga yang tinggi disebut sobat juga harus memberikan alasan kenapa ayam geprek yang sobat jual memiliki harga yang lebih mahal.

Sobek bisa menonjolkan rasa, tampilan, dan porsi ya. untuk memberikan alasan bahwa Ayahku teks Obat layak dijual dengan harga yang lebih mahal.

Analisa usaha ayam geprek

Beberapa analisa jika sobat ingin membuka usaha ayam geprek sebagai berikut:


Modal Awal
tr>
Peralatan untuk memasak lengkapRp 1.500.000
Peralatan untuk makan lengkapRp 1.000.000
Meja dan kursiRp 1.500.000
Kebutuhan tambahanRp 1.000.000
Untuk promosiRp 500.000
TotalRp 5.500.000

Biaya Untuk Operasional
Untuk gaji 2 karyawan ( 1 karyawan Rp 1.000.000) Rp 2.000.000
Penyewaan lapakRp    300.000
Ayam potong Rp 35.000 x 10 Ayam x 24 HariRp 8.400.000
Bumbu Rp 45.000 x 24 HariRp 1.080.000
Gas untuk 3 hari Rp 24.000 x 8Rp    192.000
Listrik dan airRp    275.000
PromosiRp    500.000
TotalRp 12.247.000

Omset dan Pendapatan
Dalam hal penjualan saya ambil contoh yang terjual 75 porsi dalam sehari dan dalam 1 porsi dijual dengan harga Rp 16.000
Rp 16.000 x 75 porsi x 24 Hari
TotalRp 28.800.000

Margin atau Laba
Omset dikurangi biaya Operasional
Rp 28.800.000 - Rp 12.247.000
TotalRp 28.800.000

Penulis by : Mas Tagul

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel