5 Hal Yang Harus Dihindari Jika Ingin Sukses Mengatur Keuangan di Usia 20-an

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

mastagul.com - 5 Hal Yang Harus Dihindari Jika Ingin Sukses Mengatur Keuangan di Usia 20-an. Sekarang ini sudah banyak generasi-generasi milenial yang baru akan memulai kariernya, dan juga sudah bisa membuat keputusan yang bisa merusak kesehatan dan juga keuangan dalam jangka panjang.

5 Hal Yang Harus Dihindari Jika Ingin Sukses Mengatur Keuangan di Usia 20-an

Jadi sebanarnya, hal yang harus diperhatikan apa saja yang bisa membuat para generasi muda ini yang bisa berpotensi untuk masuk kedalam jebakan keuangannya diusia 20-an.

Berikut ini Penjelasnnya.


1. Mnejadi buta huruf secara finansial

Literasi sebuah keuangan bisa dimulai dengan penguasaan bebrapa istilah akutansi yaitu kewajiban, ekuitas, pendapatan, aset, arus kas dan juga pengeluarannya. Semua itu merupakan salah satu kunci untuk bisa menuju kesejahteraan secara finansial.

Kesejahteraan secara finansial ini dapa dinilai dengan menggunakan beberapa istilah akutansi tadi, dan bisa memahaminya untuk membantunya dalam membuat sebuah keputusan masalah keuangan yang bijak.

2. Utang Kartu Kredit

Kartu kredit dapat digunakan untuk bisa melakukan pembayaran tanpa menggunakan uang tunai, mendapatkan diskon, dan yang paling utama untuk membangun profil kredit. Profil yang baik dapat memungkinkan akses pinjaman bank untuk dapat berinvestasi di real estate, dalam strategi pada umumnya untuk mendapatkan kemandirian finansial dan juga kekayaan.

Akan tetapi, sebagian dari beberapa menggunakan kartu kredit hanya untuk menutupi kekurangan dikarenakan pengeluaran yang sangat berlebihan. Jika yang berusia 20-an, jika tidak bisa membayar bentuk hutang ini jangan coba-coba untuk mempunyai kartu kredit.
Pelajari 7 Penyebab Penting Mengapa Bisnis Online Anda Sering Kali Gagal
Suku bunga yang dimiliki kartu kredit itu tinggi diantara semua kewajiban. Jika memiliki hutang dikartu kredit, anda haru memprioritaskan untuk segera menghapusnya.  Dan jika memiliki hutang yang sangat besar, carilah beberapa bantuan dari perencana keunagan atau sebuah agensi konseling dan juga pengurus kredit.

3. Membeli Properti Yang Tidak Mampu Dibeli

Ada dua kemungkian untuk masalah yang satu ini, yaitu harganya yang mahal dan keterjangkauan. Seseorang akan membayar uang muka sebesar 10 persenya untuk sebuah properti. Seandainya dihargai R p 10 milyar, maka sipembeli diharuskan membayar uang mukanya sebesar Rp 100 juta. Tidak hanya uang mukanya saja akan ada transaksiyang lain-lainnya juga termasuk perjanjian pinjaman, perjanjian jual beli, biaya materai dan juga laporan penilaian.

Idealnya, si pembeli harus bisa menyisihkan uangnya secara tuani sebesar lebih dari Rp 100 juta untuk bisa membeli propeti.

Biasanya sebuah properti yang masih dikembangkan bisa memiliki nilai 20 persen sampai 40 persen diatas nilai properti yang ada disekitarnya. Seorang pembeli akan dijanjikan pembayaran dengan uang muka yang rendah dan penghematan dibeberapa biaya transaksi.

Akan tetapi pembelian ini akan didanai dengan pinjaman yang sudah ditandai secara substansial guna menghindari keharusan untuk membayar uang muka sebesar 10 persen.

Dengan demikian, masalah akan muncul setelah sipembeli mulai mendapatkan kunci properti mereka.banyak sebagian tidak bisa menjual dengan untung karena merekan membutuhkan seorang pembeli yang akan mau mambayar 10 persen uang muka. Jadi bisa disimpulkan, apa yang terbai jika pada anda yang masih usia 20-an hari ini? Berhemat untuk uang muka, yang dapat memungkinkan cukup waktu mempersiapkan diri secara finansial dan juga emosinal untuk menjadi seorang pemilik properti.

4. Membayar Lebih Untuk Kendaraan Mobil

Mobil merupakan sebuah kebutuhan. Akan tetapi, jika sebagian dari mereka hanya memandang sebagai kebutuhan semata, makan akan ada lebih banyak lagi kendaraan yang ada dijalanan yang dapat menimbulkan masalah baru yakni kemacetan. Akan tetapi semua itu meruakan simbol sebuah status yang dapat menentukan kedudukan sosial dan juga tingkatan kemakmuran anda.

Biaya kendaran mobil termasuk uang muka, servis, cicilan, dan pemeliharaan, asuransi, pajak dan lain-lain, ini tidak termasuk biaya bensin, tol, dan juga parkir.

Apa anda akan mengeluarkan pembelanjan 30 persen sampai 50 persen dari penghasilan yang didapat hanya untuk mobil saja? Jika jawaban anda ya, dan anda juga merasa mobil itu memakan biaya yang secara finansial, mungkin saatnya untuk anda mencoba untuk memikirkan tidak ada niatan untuk memilikinya.
Peluang Usaha Bisnis Makanan Ringan Modal Kecil Paling Laku
Jika anda benar-benar mebutuhkan mobil pilihlah mobil-mobil bekas yang memiliki harga yang murah. kendati begitu, jika menghabiskan 30 persen samapi 50 persen dari penghasilan untuk sebuah kendaraan mobil anda tidak akan bisa menabung dan juga berinvestasi untuk masa depan anda nantinya.

5. Mengejar Keuntungan Cepat

Untuk perekonomian saat ini, jika melakukan investasi adalah keterampilan hidup yang dapat memnentukan ketahanan dan stabilitas untuk jangka panjang anda.

Meski adanya kebutuhan untuk berinvestasi, masalah yang sering muncul adalah keinginan inverstor untuk bisa mendapatkan keuntungan secara cepat tanpa meluangkan waktu untuk bisa mempelajarinya dan juga mengelola investasi mereka dengan benar.

Akhir Kata

Jika ingin berinvestasi dan anda tidak tahu harus memulai dari mana, anda tidak perlu khawatir belajarlah secara otodidak dengan cara membaca buku, internet dan lainnya. Dan bagaimana caranya memulai keuangan di usia 20-an, dibawah ini ada beberapa hal yang biusa dilakukan untuk membangun fondasi kemandirian secara finansial:

  • Pelajari cara menyususn rencana keuangan
  • Hindari utang pada kartu kredit, jika sudah selesaikan secepatnya
  • Memahami dasara keuangan
  • Gunakan kartu kredit untuk bisa membangun skor kredit
  • Jangan membeli properti jika tidak mampu
  • Jangan membelanjakan lebih dari 25 persen dari pengasilan hanya untuk pengeluaran terkait kendaran bermobil
  • Jangan membeli properti jika hanya karena mendapatkan uang kembali
  • Pelajari cara berinvestasi saham maupun real estate
  • Jangan hanya mengejar keuntungan secara instan  

Terimakasih.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Dapatkan Artikel Tips AdSense, Blogging, SEO setiap harinya.

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

Belum ada Komentar untuk "5 Hal Yang Harus Dihindari Jika Ingin Sukses Mengatur Keuangan di Usia 20-an"

Posting Komentar

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar bersifat iklan, spam, titip link Semua akan dihapus oleh admin

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel