4 Cara Jitu Mengatur Keuangan di Bulan Suci Ramadhan Saat Terjadi Wabah

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

mastagul.com | Tidak terasa bulan suci ramadhan sudah kita jalani saat ini. Ramadhan ialah bulan yang penuh berkah dimana semua umat muslim wajib melaksanakan ibadah puasa dan juga kita berlomba-lomba untuk lebih banyak lagi melakukan kebaikan selama bulan suci ramadhan.

Tapi, ramadhan ditahun ini terasa sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, semenjak banyak mewabahnya virus corona (covid-19).  Banyak tantangan yang harus kita lakukan selama bulan ramadhan tahun ini tidak hanya Cuma menahan diri kita dari godaan makan ataupun minum, bergosip ria (ghibah) akan tetapi juga kita yag berkerjapun harus bisa membiasakan diri untuk mulai bekerja dan juga belajar serta beribadah dari rumah saja.

Mengatur Keuangan di Bulan Suci Ramadhan
Mengatur Keuangan di Bulan Suci Ramadhan
Memiliki urusan agar dapat bisa mengelola keuangan di tengah-tengah pandemi virus corona (covid-19) juga memiliki tantangan tersediri. Seharusnya, kits lrbih bisa untuk berhemat tanpa harus mengeluarkan biaya uang untuk naik transportasi untuk bekerja, nongkrong dengan teman ataupun tidak untuk melakukan mudik untuk sementara waktu ini.

Akan tetapi, tidak dari semua orang yang banyak mengetahui bagaimana cara kita untuk mengetahui dah cara mengelola keuangan yang benar sebab kita belum tahu bagaimana bisa membedakan antara keingina dan juga kebutuhan. Dan juga hal ini pun dapat memperparah dengan sifat yang mudah tergiur dengan diskon. Seperti, kita sedang mencuci mata dengan melihat tempat belanda melalui aplikasi media online, lalu melihat barang yang ingin kita miliki sedang ada diskon. Tiba-tiba tanpa sadar dengan sedirinya, membeli tanpa berikir kita benar-benar membutuhkan barang tersebut atau tidak.

Ada baiknya selagi bulan ramadhan yang saat ini sedang mengalami kondisi untuk kita yang memungkinkan untuk tetap diirumah saja kita semua harus bisa mengetahui cara agar bisa mgelola keuangan agar tetap terjaga. Perhatikan 5 langkah praktis untuk dapat mengatur keuangan dibulan ramadhan di tengah pandemi corona.

1. Membuat Anggaran Belanja Bulanan

Anggaran Belanja
Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi jika kita mudah lapar mata bukan hanya mudah lapar tidak makan dan minum saja saat bulan puasa, setealh kita seharian penuh bisa menahan lapar, sudah sangat jelas bahwa hal ini dapa memicu suatu pemborosan terlebih jika makanan yang sudah dimasak ataupun belitidak mungkin sanggup untuk kita habiskan dalam wakti sekejap.

Yang perlu dilakukan:buatlah suatu anggaran khusus utnuk kita membeli kebutuhan pokok saja atau makanan yang dibutuhkan selama bulan suci ramadhan. Lakukanlah strategi belanja smart (pintar) yaitu dengan cara kita embuat daftar belanjaan. Mulai mencacatat apa yang kita butuhkan selama bulan ramadhan, diantaranya seperti kebutuhan pokok, makanan, dan lain-lain.

Lalu, buatlah beberapa bagian dari daftar belanjaan tersebut menjadi beberapa bagian seperti mingguan (contohnya: sayur-sayuran. Buah-buahan, dan lauk-lauk) dan utnuk belanjaan bulanan kita (minyak goreng, gula, beras dan lain- lain) lalu, buatlah tanda pilihan disamping kebutuhan yang akan kita gunakan sehari-hari selama bulan ramadhan secara online ataupun offline.

Perlu diingat bahwa strategi ini memiliki kesan yang sangat sederhana namun sangat efektif untuk dapat menngetahui kebutuhan hidup kita selama ramadhan dan juga selama kita beraktifiras untuk tetap dirumah saja.

2. Membuat Budget Belanja Selama Persiapan Lebaran

Budget Belanja
Menjalani bulan puasa ibi sepertinya kita harus selalu bersabar dan bisa menahan diri untuk tidak melakukan perjalanan mudik pulang kampung. Akan tetapi, bukan berarti kita tidak bisa melakukan persiapan datangnya hrai lebaran. Perlu diingat, disaat  bualan ramadhan tiba ini memiliki banyak segudang SALE (diskon) besar-besara diberbagai toko online dan juga offline. Kita tetap bisa berbelanja secara online agar bisa berbagi hadiah selama lebaran dengan keluarga walaupun kita tidak bisa mudik.

Yang perlu dilakukan: agar kita tidak gelap mata (khilaf), buatlah daftar belanja atau budget. Seperti, budget untuk kita membeli kado lebaran untuk sanak saudara kita, budget untuk membeli parsel bahan sembako, dan juga budget unbtuk berbagi kado kepada keponakan dan lain-lain.

Kita juga bisa lebih berhemat dengan melakukan cara memanfaatkan harga yang sudah didiskon dari kartun kredit untuk dapat melakukan transaksi belanja online.

3. Memprioritaskan Menabung dan Investasi 

Menabung
Disaat bulan ramadhan sekarang ini, kita harus bisa memastikan kondisi tabungan dan investasi agar tetp amak dan terkendali. Dan jika kita sulit untuk menabung dan tidak memiliki investasi, maka mulailah untuk melakukannya dibulan ini. Pada bulan ramadhan merupakan awal yang baik untuk kita menabung dan juga berinvestasi karena dibulan ramadhan juga kita menerima uang THR (Tunjangan Hari Raya).

Yang perlu dilakukan:niatkan diri kita untuk mulai bisa mebaung dan berinvestasi. Modalnya bisa dari uang yang kita dapatkan dari THR. Dengan cara sisihkan sebagian uang THR untuk ditabung dan investasi karena bulan ini juga kita mendapatkan uang THR (Tunjangan Hari Raya).

4. Jangan Lupa Untuk Sedekah dan Zakat

Zakat
Sedekah dan zakat memiliki poin yang sangat penting dan jangan samai terlewatkandibulan ramadhan ini agar semakin banyak kita beresedekah semakin banyak yang akan kita terima, siapkan dana khusus untuk kita bersedekah dan juga berzakat dibulan suci ramadhan ini. Perlu dipahami bahwa bersedekan berbeda dengan berzakat, ada 2 macam jenis-jenis zakat yaitu zaklat fitra (zakat wajib) da juga ada zakat mal (harta/penghasilan).

Jika sedekah bentuknya beragam tidak diryuskan dalam bentuk uang saja, bisa berupa senyuman, perbuatan baik, berbagi kepasa sesama yang membutuhkan,  berbagi kepada yatim piatu dan lain-lain.

Yang perlu dilakukan: setiap orang mempunyai harta yang lebih dari cukup untuk bisa membiayai kebutuhan sehari-harinya  wajib untuk kira membayar zakat sebesar 3,5 liter beras atau 2,5 kilogram beras,  zakat juga bisa berupa uang yang sama harganya dengan nilai tersebut.

Diusahakan untuk memberikan zakat secara online kepada masjid ataupun kepas alembaga-lembaga amal amal zakat yang ada di sekitar wilayah tempat kamu tinggal. Kita juga bisa bersedekan melalui media aplikasi online, tidak perlu keluar rumah.

Mengelola kekuangan tentunya tidaklah mudah kaan tetapi ketika kita sudah terbiasa untuk melakukannya kita akan terbiasa untuk menikmati hasil nya. Biasakanlah untuk kita bersabar dan belanja secara cermat agar dapat menjaga keungan kita dengan baik.

Terimakasih.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.





Baca Juga :


Informasi Pengetahuan

Dapatkan Artikel Tips AdSense, Blogging, SEO setiap harinya.

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

Belum ada Komentar untuk "4 Cara Jitu Mengatur Keuangan di Bulan Suci Ramadhan Saat Terjadi Wabah"

Posting Komentar

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar bersifat iklan, spam, titip link Semua akan dihapus oleh admin

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel